Pasang Kabel

Belajar membuat, memperbaiki, memasang dan memahami cara kerja peralatan elektronik dan listrik

Selasa, Januari 30, 2018

Pakai HT harus ada Ijin Stasiun Radio

Sesuai judulnya Pakai HT harus ada Ijin Stasiun Radio dari pemerintah, iya benar harus ada Ijin Stasiun Radio atau biasa disingkat ISR, trus bagaimana tata cara mendaftarkan HT kita untuk diproses Ijin Stasiun Radionya?. Nah ini sepertinya banyak ditanyakan oleh masyarakat pengguna Alat Komunikasi berupa HT (Handy Talky) maupun Base Stasiun atau biasa dinamai RIG yang tentunya untuk keperluan komunikasi operasional Perusahaannya.
Alat Komunikasi HT
Handy Talky (HT)

Pemerintah dalam hal ini Direktorat Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika disingkat (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang menggalakkan proses Perijinan Stasiun Radio menggunakan cara Daring (Online) tentunya dengan terlebih dahulu membuat dan mendaftar akun sendiri atas nama perusahaan. Perlu diketahui bahwa proses Ijin Stasiun Radio sebagaimana dimaksud harus melalui kantor pelayanan SDPPI (Jakarta) namun dengan daring (online) user tidak perlu harus ke Jakarta.

halaman untuk membuat akun
Gambar 01. Halaman untuk membuat akun

Dalam penyelenggaraannya ISR merupakan Ijin yang dikhususkan untuk Stasiun berbadan Hukum (PT, CV dll) namun tidak untuk pengguna Amatir seperti ORARI dan RAPI sebab akan ada ijin tersendiri mengenai penggunaan perangkat radio amatir Orari maupun Rapi. Akan ada penjelasan pada artikel lainnya.

Persyaratan Ijin Stasiun Radio (ISR)
Apa sajakah persyaratan administrasi dan teknis yang wajib dilengkapi guna proses ISR tersebut, dan bagaimana cara melakukan proses perijinan melalui online?. Berikut dapat dijelaskan :
pada gambar 01. di atas adalah halaman untuk membuat akun (username dan password) untuk pertama kalinya anda harus mempersiapkan :

logo pelayanan postel.go.id

  1. Surat Pemohonan Ijin Stasiun Radio dengan menggunakan KOP surat perusahaan dan dilengkapi materai Rp. 6.000,- (terlebih dahulu discan dan dijadikan PDF dengan ukuran tidak lebih dari 2MB) dan jangan lupa ditandatangani oleh Direktur Perusahaan atau Komisaris dan tidak boleh ditandatangani bawahan seperti Manager, Ka. Security, Ka. Personalia, Staff, dll.
  2. Membuat Surat Pernyataan dengan Materai Rp. 6.000,- dan dijadikan PDF. Surat pernyataan ini berisi Kesanggupan Membayar Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekueni Radio dan kesanggupan untuk mentaati segala ketentuan yang berlaku. catatan : untuk Surat Pernyataan bisa tidak perludibuat lagi karena Pernyataan yang lengkap sudah ada di surat Pemohonan.
  3. Surat Kuasa, jika akan dikuasakan ke bawahan untuk mengurus Perijinan  bermaterai Rp. 6.000,- (PDF). Namun bisa juga langsung an. Direktur yang mengurus tanpa melalui kuasa.
  4. NPWP perusahaan (PDF) alamat kantor pemegang ijin harus sesuai domisili perusahaan pada NPWP. kecuali alamat stasiun (boleh beda) disesuaikan dengan lokasi penggunaan alat.
  5. SIUP/SITU (PDF) alamat kantor pemegang ijin harus sesuai domisili perusahaan pada SIUP. kecuali alamat stasiun (boleh beda) disesuaikan dengan lokasi penggunaan alat.
  6. Akte Notaris (PDF) akte notaris wajib dilampirkan dan disatukan menjadi file PDF ukuran kurang dari 2 MB.
  7. KTP Pimpinan Perusahaan (Direktur) (PDF)
  8. KTP PIC (Person In charge) sebagai pengurus perijinan dengan dibuatkan surat Kuasa (PDF)
  9. Gambar Konfigurasi Jaringan (PDF) Gambar konfigurasi area operasional untuk alat yang digunakan.
  10. Lokasi Stasiun di atas Peta (google maps) (PDF), dibuat menggunakan google maps atau aplikasi lainnya. Koordinat stasiun atau Area Operasional Komunikasi radio harus akurat yang sesuai dengan alamat stasiun dimana alat komunikasi tersebut digunakan.
  11. dan Daftar Perangkat HT (Merk, Type) yang akan di usulkan. Untuk pemilihan perangkat harus sesuai dengan perangkat yang di ijinkan contoh, banyak alat yang dapat anda pilih dalam aplikasi namun tidak semua dapat digunakan dan disetujui, maka anda harus membedakan antara perangkat radio konsesi dan Amatir. Jika salah memilih maka akan ada notifikasi (rejected) bahwa data yang anda input harus diperbaiki ulang. (contoh perangkat radio amatir biasanya menggunakan range frekuensi Vhf 144-148 Mhz begitu pula yang UHF, untuk memilih perangkat Radio Konsesi maka anda dapat memilih Perangkat Radio VHF yang memiliki Range 136-174Mhz ). 
Contoh Surat Permohonan yang dibakukan dapat didownload di sini.
Back To Top